Ada 5 Tanaman Hias yang Tak Perlu Disiram Tiap Hari

Sep 14, 2020 | Artikel, Pandemi Covid 19 | 0 Komentar

MAKASSAR – Ditengah masa pandemi, menanam dan merawat tanaman didalam ruangan kini digandrungi. Tak heran, karena bertanam sendiri memiliki segudang manfaat. Mulai dari mempercantik sudut ruangan hingga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bagi penghuninya.

Seperti yang kita ketahui, beberapa tanaman hias membutuhkan perawatan khusus seperti diberi pupuk hingga disiram air setiap hari, agar tidak mudah layu dan juga mati. Namun tahukah Anda kalau ada beberapa tanaman hias yang tak perlu disiram secara rutin? Tanaman-tanaman ini nampaknya cocok dirawat oleh Anda yang kerap lupa jadwal menyiram atau Anda yang hobi bepergian.

Lalu, tanaman hias apa saja yang tak perlu disiram setiap hari? 

  1. Tanaman ZZ. Tanaman yang kerap dijuluki pohon dolar ini memiliki daun oval berwarna pekat dan juga tebal. Tanaman ini bisa dibilang cukup mandiri, karena tetap bisa tumbuh baik di area yang terkena matahari langsung atau tidak. Selain itu, tanaman ZZ juga tak masalah jika tidak disiram setiap hari. Hanya saja, daunnya yang mengkilap akan lebih cantik jika rutin dibersihkan.
Tanaman ZZ

2. Sukulen. Tanaman hias yang satu ini belakangan tengah naik daun. Berukuran kecil dengan variasi spesies yang beragam, cocok dijadikan pemanis ruangan. Selain itu, tanaman yang masih satu kerabat dengan kaktus ini juga memiliki daun tebal (untuk menyimpan cadangan air) sehingga tak perlu disiram secara rutin.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk menyiram sukulen? Anda harus sering mengobservasi sukulennya. Ketika media tanamnya kering segera lakukan penyiraman. Namun jika media tanamnya masih basah, sebaiknya ditunda. Pengamatan yang baik ini kabarnya bisa menyelamatkan sukulen dari bahaya pembusukan maupun kekeringan.

Sukulen

3. Lidah Mertua. Tanaman yang kerap disebut lidah mertua ini sangat digemari karena mudah dirawat. Disebut demikian, karena tanaman hias ini bisa bertahan di hampir setiap situasi, baik itu terkena sinar matahari terik maupun tidak sama sekali. Selain itu, tanaman ini juga masih bisa hidup meski tak harus disiram setiap hari. Anda bisa menyimpan tanaman ini di pekarangan, atau di sudut rumah dalam pot unik agar terlihat semakin estetik.

Lidah Mertua

4. Sri Rezeki (Chinese evergreen). Tanaman yang memiliki garis dan bintik-bintik pada bagian daun ini tak membutuhkan terlalu banyak air. Alih-alih menyiramnya setiap hari, Anda bisa membiarkan medium tanahnya kering dalam beberapa hari sebelum akhirnya disiram.

Selain tak perlu disiram setiap hari, tanaman sri rezeki juga bisa bertahan di hampir setiap situasi, baik itu terkena sinar matahari terik maupun tidak sama sekali. Namun yang pasti, tanaman hias ini tak menyukai daerah dengan intensitas angin yang tinggi dan tak suka hidup dalam suhu udara di bawah 16 derajat celsius.

Sri Rezeki

5. Lidah Buaya. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Aloe Vera ini juga cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Tanaman ini memiliki getah yang bisa dibuat sebagai pelembap kulit atau menyembuhkan luka ringan.

Di samping khasiatnya yang baik untuk kecantikan dan kesehatan, ternyata perawatan lidah buaya juga tergolong mudah karena membutuhkan sedikit asupan air. Tak hanya itu, tanaman ini juga dapat tumbuh subur di tempat dengan paparan cahaya matahari secara tak langsung. (Good Housekeeping)

Berita Terakhir

Distributor Bosowa Semen Kini Bisa Pesan Semen via Online

Distributor Bosowa Semen Kini Bisa Pesan Semen via Online

MAROS – Kabar gembira untuk distributor Bosowa Semen, khususnya area Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Kini manajemen PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) akan menerapkan sistem online dalam pengambilan semen di pabrik Bosowa, di desa Baruga kecamatan Bantimurung,...

Klinker Bosowa Ekspor ke Philipina, China dan Bangladesh

Klinker Bosowa Ekspor ke Philipina, China dan Bangladesh

MAROS – Klinker adalah semen setengah jadi yang materialnya berbentuk gumpalan atau benjolan. Dengan ukuran sekitar 3-25 milimeter dengan diameter dan berwarna abu abu gelap. Klinker terbentuk dari hasil campuran komponen mineral batu kapur dan aluminosilikat. Seperti...

Bosowa Semen-KKLR Bangun Huntara untuk Korban Banjir Masamba

Bosowa Semen-KKLR Bangun Huntara untuk Korban Banjir Masamba

MAROS - Manajemen PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen) bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) melalui Luwu Raya Peduli (LPR) membangun hunian sementara (huntara) untuk kurang lebih 1.000 KK korban banjir bandang Masamba, Luwu Utara. Sekretaris Luwu...

id_IDIndonesian

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!